Remaja Kuper!!!..
Assalamu’alaikum.wr.wb
Author:Iin
damayanti
remaja kuper??? Kaciaan banget deh....
mesti bakalan tersiksa kalo kita menjadi orang paling “lemot” sedunia. Udah kuper, pluz ngga tau
perkembangan zaman.... Malah, ada yang bilang, “ Dasar
kampungan banget sich lo!”
Wuaaaaaa... pengen nangis nggak tuch kalo ada yang bilang kaya’ gitu...
Remaja memang seharusnya ‘gaul’ untuk membuka
cakrawala, pemahaman, dan wawasan berpikir.. Dunia masih luas, guys!!!
Tapi, gimana mau jadi anak
gaul kalo pergaulan zaman sekarang begitu rawan dan membahayakan?? Mau gabung
sama ‘si dia’, takut bakalan terpengaruh kebiasaan buruknya yang bla-bla-bla.
Mau ikutan ‘si ini’ kuatir bakal terbawa arus. Mau ngumpul sama ‘si itu’ ah
yang bener aja! Dia kan reputasinya jelek. Bisa-bisa masyarakat menyangka kita
anggota geng.. Mana dimana-mana sekarang banyak kejahatan dan penipuan...
Wah... bergaul emang susah.
Kita harus pandai memilah dan memilah. Bergaul yang asal-asalan akan membuat
kita menyesal kemudian. Cause that, sebagai panduan menjadi anak gaul yang
tidak gagap syariat, di sini akan memberi banyak batasan pergaulan. Tak perlu
minder, tapi juga tak perlu habis-habisan dalam pergaulan.
Makanya yang gaul dong!!!!
Tapi jangan sampai melanggar aturan..
At first, kita akan bahas bagaimana menjadi remaja
yang menyenangkan, pahami baik-baik ya kawan???
A. Pede beda dengan nekat
Pede adalah sikap tenang dan berani menghadapi sesuatu yang akan dijalaninya
dengan penuh keyakinan atas kemampuannya. Sedangkan nekat itu berarti berani tapi ngga bermodalkan kemampuan yang dia
yakini.
Darimana datangnya pede???
Para ahli mengatakan bahwa sumber pede datangnya dari
dalam diri kamu sendiri. Jadi ngga bakalan tuh kamu temuin di apotek manapun
obat pede. Pede sebenarnya adalah cerminan sikap dan itu bisa dilatih. Asal ada
niat dan disiplin..insyaALLAH bisa!!!!
Apa aja yang mesti dilatih???
1. Belajar
jadi orang yang bisa diandelin
Maksudnya,
kamu harus belajar cepat berpikir dan mengambil keputusan. Jangan jadi orang
plin-plan. Misalnya, kemarin ngomong ‘A’, hari ini ngomong ‘B’, besok ngomong
‘C’.
2. Nggak
suka mendadak
Maksudnya,
kalo punya rencana, nggak perlu mendadak, gitu. Artinya, kamu belajar jadi
orang yang selalu mempertimbangkan segala sesuatunya masak-masak, sehingga
dapat memperkecil resiko kegagalan. Jika gagal, kamu bisa mengevaluasinya,
karena step-stepnya jelas.
Orang
yang nggak pede itu sebenarnya orang yang merasa setiap ide atau rencananya
nggak matang. Rencana yang sangat mendadak hampir dipastikan nggak bakalan bisa
mengukur secara sempurna kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi kemudian.
3. Empatik
Maksudnya
peduli terhadap orang lain dan tidak egois. Dengan ini kamu selalu ingin
berbuat baik kepada orang lain agar selalu bisa diterima oleh semua kalangan.
Untuk itu, kamu akan selalu membuat persiapan kalau ingin melakukan sesuatu
supaya tidak mengecewakan orang lain yang menaruh kepercayaan padamu.
Sifat
empatik ini timbul jika kamu mau peduli terhadap lingkungan secara nyata, bukan
ngomong aja. Kalau kamu care sama orang lain dan lingkunganmu dan orang lain
itu jga care sama kamu, maka dijamin pede kamu akan semakin bertambah. Artinya,
setiap kamu mau melakukan sesuatu, kamu sangat yakin mampu melakukannya karena
lingkungan kamu baik dan mendukung.
4. Mengutamakan
kepentingan bersama
Orang seperti ini biasanya selalu minta pendapat
orang-orang terpercaya sebelum melangkah, juga selalu memikirkan baik buruk
tindakannya. Dia bertindak dengan matang, bukan asal-asalan. Hal yang selalu
dipikirkan adalah bagaimana caranya agar tindakannya tidak mengecewakan banyak
orang.
Nah, gimana??? Siap tampil pede kan??? Generasi oke
mesti jadi generasi terdepan yang berani tampil pede, bukan karena
tongkrongannya, tapi karena sikap, otak, dan moralnya.. siiiip dah.....
B. LOVE (CINTA)
Cinta
banget deh pembahasan kita kali ini. Siapa sih remaja yang nggak kenal cinta,
termasuk kamu juga kan???
Cinta, cinta, cinta.... nggak
bakalan ada habisnya kalo sudah ngomongin cinta.
Ada
lagu yang mengatakan ‘Hidup tanpa cinta, bagai taman tak berbunga’ wuih...
dalam amat. Emang sih tak ada seorang pun di dunia ini yang tidak butuh cinta.
Bener nggak??
Membicarakan
cinta memang gampang-gampang susah. Susah untuk didefinisikan tapi gampang
untuk dirasakan. Tapi ada juga yang bilang cinta itu datangnya enggak terasa
tapi pergi meninggalkan luka (ckckck... sampai segitunya??). Tapi, orang pun
bisa berubah seratus delapan puluh derajat juga karena cinta. Tanya aja sama
orang-orang yang pernah mengalaminya. Atau jangan-jangan kamu sendiri nih???
Guys,
kamu pasti asyik banget kalo ngomongin masalah cinta sama teman-teman kamu.
Yang jelas, cinta disini pasti antara cewek dan cowok, kayaknya gimaanaa...
gitu. Walau sulit untuk mendefinisikannya, setidaknya kita tahulah kalo
kriteria cinta itu..:
1. Always remember someone yang dicintainya. Dengerin
aja lagu-lagu cinta, mau makan ingat dia, mau tidur ingat dia. Jangan-jangan di
WC pun ingat juga, plung ‘dia’ nyemplung(?)
2. Mengikuti kemauannya, katanya kalo orang yang jatuh cinta
pengennya nurut aja sama kemauan orang yang dicintainya. Sampai ada yang janji
sehidup semati segala, bohong banget tuh orang. Apa mau ikut-ikutan dikubur
bareng??? Ckckck....
3. Takut atau cemas kehilangan dia, jadi
bawaannya “curiga tingkat tinggi”, jangan-jangan dia cari gebetan baru.. duh
duh....
4. Berharap. Maksudnya, orang yang jatuh cinta pasti berharap yang
dicintainya itu akan membalas cintanya, setia padanya, tidak menghianatinya,
dan sebagainya.
5. The last, kagum. Kalau kamu nggak melihat sesuatu yang ada pada diri
orang yang kita taksir bisa bikin kita kagum, rasanya sulit banget deh jatuh
cinta sama dia. Meski ada juga sich yang bilang love is blind.
Guys, kalau kita udah paham tentang kriteria cinta
yang lima tadi, pastinya kita pengen dong kalau cinta kita tidak bertepuk
sebelah tangan. Masa’ udah capek-capek mengingat dia di segala kesempatan,
menuruti semua kemauannya, selalu takut kehilangannya, berharap padanya terus
mengidolakannya, eee... ditinggalin juga akhirnya .Hanya karena ada cewek yang
lebih cantik dari kita?! Ato ada cowok yang lebih cakep dari kita?? Kaciaaan
banget deh lo.....
Makanya, jangan jatuhkan panah cintamu pada cinta yang semu.
Prioritaskan cintamu pada cinta yang bukan sembarang cinta, cinta sejati yang
tidak akan pernah meninggalkan kita, cinta yang tidak pernah membuat kita luka
dan broken heart, cinta yang tidak pernah mengkhianati kita. Memang
ada??
Ya ngaku aja dech... selama ini kita terlau sempit
mengartikan cinta, bahkan mengidentikan dengan pacaran, ngedate dan lain
sebagainya.
Padahal cinta itu adalah sesuatu yang murni, suci, dan
harus dipersembahkan hanya kepada yang layak dicinta. Sebagai konsekuensi dari
semua itu adalah pembuktian cinta berupa kesetiaan dan pengorbanan.
Coba dech kelima kriteria cinta yang kita bahas di
atas tadi kita tujukan pada ALLAH, dijamin 100% kita nggak akan kecewa.
1. Selalu mengingat ALLAH, bukankah dengan mengingat ALLAH
hati kita menjadi tenang??
2.Mengikuti kehendak-Nya, kalau
kita bersungguh-sungguh menjalankan perintah ALLAH, maka ALLAH akan membalasnya
dengan kasih sayang yang lebih besar lagi untuk kita.
3.Takut , cemas, kalau-kalau
ALLAH tak memperdulikan kita. Mencintai ALLAH tidak akan bertepuk
sebelah tangan, karena sepanjang kita di jalan-Nya, ALLAH tidak akan pernah
melalaikan hamba-Nya, karena selain Maha Pencipta, ALLAH juga Maha Pemelihara.
4. Berharap. Berdoalah (Berharaplah) kepada-Ku
niscaya Aku kabulkan permohonanmu.
Tuh kan enak banget kalau yang kita minta dikabulkan
ALLAH.
5. Kagum. Kekaguman pada ALLAH memang sudah
selayaknya. Coba kita perhatikan sedikit saja dari ciptaan ALLAH, adakah yang
tidak menimbulkan kekaguman???
Dari
uraian tadi dapat kita simpulkan oramg yang mencintai Allah dengan
sungguh-sungguh, akan siap pula melakukan sesuatu untuk menghayati cintanya, ia
akan mengingat Allah di setiap langkahnya, mentaati peraturan-peraturan-Nya,
menjauhi larangan-Nya dan senantiasa menjadikan Allah sebagai pusat
kekagumannya.
Bukti
cinta kita kepada Allah:
“ Katakanlah jika kamu benar-benar mencintai Allah, ikutilah Aku. Niscaya
Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu, Allah Maha Pengampun dan
penyayang.”
Nah,
karena kamu sudah mengerti kalau prioritas cinta kita yang utama adalah cinta
kepada Allah, kemudian pada Rasul-Nya, kemudian jihad di jalan-Nya (lihat Al
Qur’an surat At-Taubah:24), maka cinta-cinta yang lain harus dalam kerangka
cinta tersebut.
Friends,
percaya deh kalau kamu sudah mencintai dan membenci seseorang atau sesuatu
karena Allah, tidak akan pernah rugi di dunia dan akhirat.
Jika
suatu saat nanti hatimu tertambat pada seorang laki-laki (bagi perempuan) atau
perempuan ( bagi laki-laki), ingatlah kalau dia itu layak dicinta karena Allah.
Bohong kalau cinta itu buta, buktinya kalau nyari gebetan setidaknya dia cute
atau baik kan???
Mau tau yang layak dicinta??? Tentu
saja yang beriman dan bertakwa kepada Allah. Lelaki
yang baik akan selalu menjaga dirinya dan juga dirimu (kaum perempuan) sehingga
ia tidak akan pernah mau melakukan sesuatu yang melanggar perintah Allah,
karena ia mencintaimu karena Allah sebagaimana kamu mencintainya karena Allah.(cie,,cie..)
Suatu
saat nanti insyaAllah akan kau dapatkan pendamping impian itu, tidak perlu
dicari di mall, di tempat-tempat tongkrongan, etc. Allah akan mengirimkannya
kepadamu untuk jadi pendampingmu. Asyik kan, kalau dapat pendamping yang
soleh/soleha, pintar, bertanggung jawab, cantik/cakep, syukur-syukur kaya,
hehehe...
Ingatlah
kawan, perempuan baik-baik hanya untuk laki-laki yang baik, begitu pula
sebaliknya. Jadi, kalau kita ingin laki-laki/perempuan yang baik maka kita haus
lebih dahulu memperbaiki diri kita.
Orang
yang saling mencintai karena Allah, pasti akan dicintai oleh Allah. Dan ketika
Allah sudah mencintai hamba-Nya, maka dia akan memberikan perlindungan di
saat-saat tak ada perlindungan selain dari-Nya (hari akhir). Sungguh belum
dianggap sempurna iman seseorang hingga dia mencintai saudaranya seperti
mencintai dirinya sendiri
Teman,
apabila kita telah mampu mencintai hal-hal yang dicintai oleh Allah, saling
mengasihi karena Allah, maka Allah akan memberikan kekuatan cinta-Nya kepada
kita. Kekuatan akan sanggup membuat kita melawan kelemahan-kelemahan yang ada
pada diri sehingga akan menepiskan sesuatu yang memang tidak layak dicinta karena
masih berada di luar kerangka cinta kepada-Nya.
Lanjut, kita
akan bahas manajemen cinta. Nah, supaya kamu tidak terjebak dalam tipu daya
cinta, sebaiknya kamu bisa membedakan antara cinta sejati dan kebutuhan
jasmani. Cinta sejati merupakan perwujudan dari naluri mempertahankan insting
kemanusiaan (al gharizah). Naluri ini jelas berbeda dengan kebutuhan jasmani
dalam soal pemenuhannya. Pemenuhan untuk kebutuhan jasmani, jelas mutlak
dipenuhi. Seperti, makan karena lapar, minum karena haus, memakai baju karena
kedinginan atau kepanasan dan lain sebagainya. Sementara naluri, termasuk cinta
terhadap lawan jenis pemenuhannya nggak mutlak.
Karena
itu, agar cinta sejati sebagai naluri yang wajar tetap terjaga kesuciannya,
harus kita perhatikan hal-hal sebagai berikut :
a. Jaga hati
Hati adalah cermin dari seluruh tingkah laku kita
setiap harinya. Kalau kita bisa menjaga hati dengan baik, maka amal dan tingkah
laku kita pun akan baik pula. Dalam sebuah hadits Nabi dikatakan bahwa ada
segumpal darah di dalam tubuh manusia yang apabila dia baik, maka baiklah
seluruh tubuh, tapi apabila dia jelek, maka jeleklah seluruh tubuh. Dia adalah hati.
Salah satu ayat Al Quran yang mengajarkan pentingnya
menjaga hati : “Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang
mukmin di samping keimanan mereka (yang telah ada) (QS Al Fath:4)
b. Jaga pandangan
Kalau dikatakan bahwa mata adalah salah satu anggota
tubuh kita yang menjadi pintu gerbang kemaksiatan, memang nggak salah. Orang
naksir lawan jenis, bisa jadi setelah memandangnya.
Makanya islam begitu indah mengajarkan kepada umatnya
bahwa menjaga pandangan merupakan hal yang penting.
“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman,
hendaklah menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu
adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang
mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita yang beriman hendaklah mereka menahan
pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. 24:30-31)
Nabi bersabda : “wahai anak-anak muda, barang siapa di
antara kamu sudah mampu untuk menikah, maka bersegeralah, karena menikah lebih
dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan. Dan barang siapa belum
mampu, maka hendaklah dia berpuasa, karena berpuasa merupakan perisai baginya.
(HR. Bukhari)
c. Jaga interaksi (hubungan pergaulan)
Pergaulan merupakan faktor yang penting. Orang bisa
jatuh cinta secara membabi buta karena faktor lingkungan yang mengkondisikan
demikian. Apalagi ada trend bahwa anak remaja sekarang yang nggak punya pacar
itu memalukan. Budaya hidup bebas memang berkembang sedemikian rupa.
“Barang siapa yang menjadikan syetan sebagai pelindung
selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata. Syetan itu
memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada
mereka, padahal syetan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan
belaka. Mereka itu tempatnya di neraka jahanam dan mereka tidak memperoleh
tempat lari daripadanya.”(QS. 4:119-121)
Dari berbagai sumber
See you at the
next episode teman” pembaca setiaku .. (Plaakk!! Abaikan) ^_^V






2 komentar:
Big Thanks atas informasinya y Mbak :)
Big Thanks atas informasinya y Mbak :)
Posting Komentar